Jumat, 09 Juli 2010

MEMBUAT WEB SERVER DAN VIRTUAL HOST DI UBUNTU 9.10

Web server adalah salah satu perangkat lunak yang memberikan layanan jaringan Web server menggunakan protocol yang disebut dengan *HTTP (HyperText Transfer Protocol). Kita mempunyai banyak pilihan di dunia open source, tergantung pada keperluan kita sendiri. Salah satu web server yang sangat terkenal dan menjadi standar de facto setiap distribusi Linux, yaitu Apache.
Alasan mengapa lebih banyak menggunakan web server apache, yaitu:

• Arsitektur modular.
• Mendukung IP versi 6 (Ipv6).
• Mendukung CGI (Common Gateway Interface) dan SSI (Server Side Include).
• Mendukung otentifi kasi dan kontrol akses.
• Mendukung SSL (Secure Socket Layer) untuk komunikasi terenkripsi.
• Konfi gurasi yang mudah dipahami.
• Mendukung Virtual Host.
• Pesan kesalahan multi bahasa dan bias dimodifikasi.

*HTTP Server

HTTP Singkatan dari Hypertext Transfer Protocol, yang mana adalah suatu protokol yang digunakan oleh World Wide Web. HTTP mendefinisikan bagaimana suatu pesan bisa diformat dan dikirimkan dari server ke client. HTTP juga mengatur aksi-aksi apa saja yang harus dilakukan oleh web server dan juga web browser sebagai respon atas perintah-perintah yang ada pada protokol HTTP ini. Sebagai contoh, ketika Anda mengetikkan suatu alamat atau URL pada internet browser Anda, maka sebenarnya web browser akan mengirimkan perintah HTTP ke web server. Web server kemudian akan menerima perintah ini dan melakukan aktivitas sesuai dengan perintah yang diminta oleh web browser (misalnya akses ke database, file, e-mail dan lain sebagainya). Hasil aktivitas tadi akan dikirimkan kembali ke web browser untuk ditampilkan kepada pengguna.

CARA MEMBUAT WEB SERVER DIUBUNTU 9.10

Sebelum membuat web server, harus dipastikan bahwa DNS Server kita telah aktif. Setelah dipastikan DNS kita aktif, maka dapat kemudian diakses dengan menggunakan protocol http. Contohnya adalah http://www.shelvieka.net

Tampilan yang akan muncul pada halaman pertama web adalah “ IT WORKS”. Isi dari halaman pertama ini dapat kita ganti/edit sesuai dengan keinginan kita dengan cara mengubah isi dari file html-nya. Caranya sebagai berikut:

# nano /var/www/index.html

Pada halaman pertama website, saya akan menampilkan Biodata saya, seperti tampilan dibawah ini:

















File dari index.html ini berada/disimpan pada folder /var/www. Kemudian save dengan cara ctrl+o.

Setelah itu kita akses kembali website kita dengan menggunakan http://www.juno.com , sehingga tampilan pada halaman pertama web kita akan berubah, menjadi seperti dibawah ini:
















Untuk dapat menambahkan link didalam website kita (disini saya akan membuat link ke blog saya junotimisela.blogspot.com) ,maka kita harus mengubah isi dari file html-nya. Tampilannya sebagai berikut:

















Sehingga tampilan dari website saya akan menjadi seperti berikut ini:
















Link ke blog saya (junotimisela.blogspot.com )adalah:
















Selain mengubah isi dari halaman pertama website, kita juga dapat membuat halaman baru didalam website tersebut. Disini kita akam membuat halaman baru dengan nama “coba”. Caranya sebagai berikut:

# mkdir /var/www/coba

Ini merupakan cara untuk membuat file coba didalam folder /var/www. Untuk mengubah atau membuat isi dari file coba tersebut, maka digunakan perintah:

# nano /var/www/coba/index.html

Tampilannya adalah sebagai berikut:
















Sehingga, ketika mengakses halaman coba pada web dengan menggunakan protocol http://www.juno.com/coba , tampilan yang akan muncul pada website kita adalah:

















WEB HOSTING

Bila ingin mengakses suatu website maka diperlukan domain dan hosting.
Hosting adalah jasa layanan internet yang menyediakan sumber daya server untuk disewakan sehingga memungkinkan setiap orang menempatkan informasi di internet. Bisa dikatakan bentuk dari server ini adalah sebuah komputer yang akan selalu nyala selama 24 jam sehari.

Ada beberapa jenis layanan hosting yaitu shared hosting, VPS atau Virtual Dedicated Server, dedicated server, colocation server.
Shared Hosting adalah menggunakan server hosting bersama sama dengan pengguna lain satu server dipergunakan oleh lebih dari satu nama domain.

VPS, Virtual Private Server, atau juga dikenal sebagai Virtual Dedicated Server merupakan proses virtualisasi dari lingkungan software sistem operasi yang dipergunakan oleh server. Karena lingkungan ini merupakan lingkungan virtual, hal tersebut memungkinkan untuk menginstall sistem operasi yang dapat berjalan diatas sistem operasi lain.

Dedicated Server adalah penggunaan server yang dikhususkan untuk aplikasi yang lebih besar dan tidak bisa dioperasikan dalam shared hosting atau virtual dedicated server. Dalam hal ini, penyediaan server ditanggung oleh perusahaan hosting yang biasanya bekerja sama dengan vendor.

Colocation Server adalah layanan penyewaan tempat untuk meletakkan server yang dipergunakan untuk hosting. Server disediakan oleh pelanggan yang biasanya bekerja sama dengan vendor.

VIRTUAL HOST

Virtual Host merupakan layanan dari Apache, seolah-olah server Apache kita berada pada banyak mesin. Apache mendukung dua tipe virtual host; berdasarkan IP address dan berdasarkan hostname. Perbedaan dari kedua tipe ini adalah ; tipe berdasarkan IP address, kita harus menggunakan 1 ip address untuk 1 virtual host yang akan kita gunakan.dengan kata lain, 1 domain 1 ip address. Sedangkan tipe berdasarkan hostname, kita dapat menggunakan 1 ip address untuk banyak virtual host, dengan kata lain, 1 ip address bisa digunakan untuk banyak domain. ( domain yang ingin di gunakan, terlebih dahulu di pointing ke ip address server anda ).

BERIKUT CARA UNTUK MEMBUAT VIRTUAL HOST DI UBUNTU 9.10

Untuk mengakses suatu website maka diperlukan domain dan hosting. Sebelum membuat hosting (virtual host), maka kita harus mempunyai DNS terlebih dahulu. Karena DNS saya yang telah saya buat sebelumnya tidak dapat diakses dengan menggunakan virtual host, maka saya kemudian membuat kembali DNS yang baru. DNS yang saya gunakan untuk membuat virtual host kali ini adalah juno.com.

Langkah-langkah untuk membuat virtual host di ubuntu 9.10 adalah:

1. Karena saya akan membuat hosting dengan alamat http://juno.juno.com , maka saya harus menambahkan nama dari virtual host saya, yaitu juno ke db saya dengan cara:

# nano /etc/bind/db.juno.com
















2. Setelah itu kita buat directory baru di /var/www/ dengan cara:

# mkdir /var/www/juno

3. Kemudian copy file yang berada di /etc/apache2/sites-available/default /etc/apache2/sites-available/juno dengan cara :

# cp /etc/apache2/sites-available/default /etc/apache2/sites-available/juno

4. Edit file juno dengan cara:

# nano /etc/apache2/sites-available/juno

Yang diedit hanya file dibawah ini:

ServerAdmin webmaster@localhost
ServerName juno.juno.com
DocumentRoot /home/jartel5/

Options FollowSymLinks
AllowOverride None
Options Indexes FollowSymLinks MultiViews
AllowOverride All
Order allow,deny
allow from all

ScriptAlias /cgi-bin/ /usr/lib/cgi-bin/
AllowOverride None
Options +ExecCGI -MultiViews +SymLinksIfOwnerMatch
Order allow,deny
Allow from all

Seperti tampilan dibawah ini:
















5. Kita dapat mengubah isi dari halaman virtual hosting kita dengan cara:

# nano /index.html
















6. Aktifkan virtual host yang telah kita buat dengan cara:

# a2ensite juno

7. Restart apache dengan cara:

# /etc/init.d/apache2 restart

8. Untuk memastikan bahwa virtual host yang kita buat dapat berjalan dengan baik dengan cara mengedit file hosts dengan cara :

# nano /etc/hosts

Tambahkan baris berikut :

127.0.0.1 juno.juno.com

Simpan file konfigurasi dan kita bisa menjalankan virtual host dengan cara membuka browser kita dan ketikkan alamat http://juno.juno.com

Selasa, 22 Juni 2010

Instalasi dan konfigurasi DNS Server dengan Bind9 pada ubuntu server 9.10

Dengan berkembangnya jaringan komputer, kita membutuhkan sistem yang bisa dikembangkan, sebuah sistem yang bisa mengganti alamat host hanya di satu tempat, dan host lain akan mempelajari perubahan tersebut secara dinamis. Maka atas dasar itu dikembangkanlah DNS.

(DNS) adalah singkatan dari domain name system yang biasa digunakan untuk
mencari nama komputer dan juga menyimpan informasi tentang nama host maupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di jaringan yang mengunakan TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol). DNS biasa digunakan pada aplikasi yang
terhubung ke Internet seperti web browser atau e-mail, dimana DNS membantu memetakan
host name sebuah komputer ke IP address. DNS menyediakan servis yang cukup penting untuk Internet, bilamana perangkat keras komputer dan jaringan bekerja dengan alamat IP untuk mengerjakan tugas seperti pengalamatan dan penjaluran (routing.
DNS dapat disamakan fungsinya dengan buku telepon. Dimana setiap komputer di
jaringan Internet memiliki host name (nama komputer) dan Internet Protocol (IP) address.
Secara umum, setiap client yang akan mengkoneksikan komputer yang satu ke komputer
yang lain, akan menggunakan host name. Lalu komputer anda akan menghubungi DNS
server untuk mencek host name yang anda minta tersebut berapa IP address-nya. IP address
ini yang digunakan untuk mengkoneksikan komputer anda dengan komputer lainnya.
DNS Server di linux biasanya dijalankan oleh program yang bernama named. Program ini merupakan bagian dari paket bind yang dikoordinasikan oleh Paul Vixie dari The Internet Software Consortium. Biasanya program ini terletak di /usr/sbin/named dan dijalankan pada waktu booting dari /etc/rc.d/init.d/named start.

Untuk membuat suatu DNS server maka diperlukan suatu software untuk menjalankannya. Salah satu program yang open source (gratisan) adalah dengan menggunakan software BIND. BIND (Berkeley Internet Name Domain. BIND beroperasi di Sistem Operasi ‘Linux’.
Langkah-langkah yang harus dilakukan untuk penginstalan DNS server antara lain:

1.Menginstall BIND 9
Menggunakan Parameter sebagai berikut :
Nama Host juno.com dengan ip host 172.16.30.10

Untuk dapat menginstall bind9 komputer kita harus terhubung dengan jaringan internet untuk mendownload softwarenya. Namun bila tidak terhubung dengan internet silahkan ambil dari folder repo pada Linux anda. Cara meng-update paket bind9 adalah dengan cara:
#sudo su
# apt-get update


jika proses update sudah selesai maka dapat diinstall bind9nya dengan cara
#apt-get install bind9

2.Menginstal DNSutils
jika instalasi bind9 sudah selesai selanjutnya adalah install dnsutils untuk testing dan troubleshooting masalah DNS.

# apt-get install dnsutils


3.Edit Network Interface
selanjutnya kita dapat mengedit interface network nya dengan cara :

# nano /etc/network/interfaces

dengan menggunakan ip static parameter yang digunakan sebagai berikut:

Lalu kita edit /etc/bind/named.conf.local dengan cara ini:

# pico /etc bind/named.conf.local

















Pada perintah pico /etc/bind/named.conf.local yaitu perintah untuk membuat file zone dan file reverse zone- nya. File zone diperlukan untuk resolving (pemetaan) nama ke alamat IP. Sedangkan file reverse zone diperlukan untuk mengkonversi alamat IP ke nama

* File zone: zone “juno.com”
* File reverse zone: zone “30.16.172.in-addr.arpa”

“30.16.172” didapatkan dari reverse alamat (3 oktet pertama) dari alamat IP yang digunakan untuk server DNS ini. Namun penulisannya dibalik. Isikan seperti tampilan dibawah ini:


4.Kemudian edit /etc/bind/named.conf.options
# pico /etc/bind/named.conf.options



















5.Copy standard pada format DNS
# cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.juno.com

setelah itu
# pico /etc/bind/db.juno.com

isikan seperti contoh tampilan dibawah ini



















6.Mengcopy standard pada format DNS yang satunya lagi
# cp /etc/bind/db.127 /etc/bind/db.172
lalu edit /etc/bind/db.172
# pico /etc/bind/db.172
isikan data anda seperti contoh dibawah ini:


















7.Edit reserve /etc/resolv.conf
# pico /etc/resolv.conf

tuliskan seperti contoh tampilan dibawah ini:




















Edit file /etc/hosts
# pico /etc/hosts

isikan seperti contoh dibawah ini






















8.Restart kembali bind:
$ sudo /etc/init.d/bind9 restart

9.setelah itu lakukan pengujian
$ nslookup juno.com




















10. Lakukan juga pengujian nslookup ke domain lain untuk memastikan apakah kita bisa sharing dengan domain lain. Disini menggunakan domain hardi.com dengan IP address 172.16.30.35 dengan perintah:

$ nslookup hardi.com


11.kemudian lakukan ping domain anda
$ ping juno.com

sehingga muncul seperti gambar dibawah ini:






















12.Lalu ping kawan anda
$ping hardi.com
maka muncul seperti ini